think of industrial engineering, it's all about industrial engineering

Engineering Tools

Oh My Valentine


Oh My Valentine

by aderafiansyah


Lama gak nulis disini ( ups kalimat standar para blogger yang lama gak ngurus blognya, hehe ), karena lama gak nulis disini jadinya agak kangen gimana gitu ( *lebay ). baiklah tulisan kali ini bukan tulisan tentang teknik industri tapi tulisan tentang valentine, kenapa valentine..? ya secara pas aja momentnya baru kepengen nulis eh pas awal bulan velentine. Oke tanpa bermaksud membuat anda jenuh dan segera meninggalkan tulisan ini, kita akan mulai membahas tentang valentine, tapi maaf saya tidak akan membahasnya dari segi Agama ( versi yang ini udah banyak beredar ) baiklah ambil bantal bikin kopi dan dengarkan lagu favorit anda, karena anda akan saya ajak “ berjalan – jalan “ ke masa lalu.. anda siap...?? yuk mari ikuti saya......


Sejarah Valentine

seperti yang saya janjikan diatas, kali ini saya akan mengajak anda berjalan – jalan kemasa lalu, yaitu masa ketika Acara Valentine ini dimulai, namun sebelum itu, udah pada tau kan apa itu valentine..??

Hari Valentine (bahasa Inggris: Valentine's Day), pada tanggal 14 Februari adalah sebuah hari di mana para kekasih dan mereka yang sedang jatuh cinta menyatakan cintanya di Dunia Barat. Perayaan valentine saat ini menjadi perayaan terbesar kedua setelah perayaan Ntala disana. Biasanya perayaan ini diasosiasikan ( weidian bahasa apa ini, hehe ) kepada orang – orang yang bertukar kartu ucapan yang berisi ucapan dengan catatan kecil khas valentine. Hal inilah yang melatarbelakangi produksi kartu ucapan secara massal, yakni kira – kira pada awal abad ke 19.


Selain bertukar kartu ucapan, kencan kecil dengan pasangan mutlak harus dilakukan pada hari yang penuh cinta dan bersimbolkan warna pink dengan hiasan khas cupid yang bersayap ( tau kan cupid..?? hehe ). Namun alamat bagi yang merasa sendiri, karena dia harus bersiap – siap gigit jari dan mempersiapkan perayaan Black Day ( nah apa pula tu ? Tenang nanti saya kasih bocorannya, hehe ). namun, sebenarnya pada awalnya perayaan valentine day ini tidak selalu identik dengan Pacar – pacaran , namun bisa juga saling berbagi bingkisan atau hadiah dari anak kepada orang tua, kepada teman, guru dan siapa saja.


Nah udah pada tau kan apa itu hari Valentine ? Nah kalo udah tau yaudah ya, tulisannya ampe sini aja....hehe...tapi buat anda yang tertarik mengetahui sejarahnya, silahkan lanjutkan membaca.

Berbicara mengenai sejarah valentine's day, maka kita akan menemui beragam versi sejarah, yuk mari kita bahas ( baca kalee bukan dibahas ..!!! ah sama saja, tu de poin yuk, oya sejarah ini saya copy dari berbagai sumber dengan perubahan seperlunya )...


Sejarah 1 : Valentine merupakan perayaan kesuburan pada bulan Februari

Menurut kalender kuno Roma atau athena kuno, pertengahan bulan januari sampai pertengahan bulan februari disebut sebagai bulan GAMELION, yakni bulan untuk merayakan pernikahan Dewa Zeus dan Hera ( klo pernah nonton film samson pasti tau sapa Zeus dan Hera )

Di Roma kuno, 15 Februari adalah hari raya Lupercalia, sebuah perayaan Lupercus, dewa kesuburan, yang dilambangkan setengah telanjang dan berpakaian kulit kambing. Sebagai bagian dari ritual penyucian, para pendeta Lupercus meyembahkan korban kambing kepada sang dewa dan kemudian setelah minum anggur, mereka akan lari-lari di jejalanan kota Roma sembari membawa potongan-potongan kulit domba dan menyentuh siapa pun yang mereka jumpai. Terutama wanita-wanita muda akan maju secara sukarela karena percaya bahwa dengan itu mereka akan dikarunia kesuburan dan bisa melahirkan dengan mudah.


Sejarah 2 : Valentine's day adalah Hari Raya Gereja

Menurut Ensiklopedi Katolik (Catholic Encyclopaedia 1908), nama Valentinus paling tidak bisa merujuk tiga martir ( orang yang mati syahid ) atau santo (orang suci) yang berbeda:

  • seorang pastur di Roma

  • seorang uskup Interamna (modern Terni)

  • seorang martir di provinsi Romawi Africa.

Koneksi antara ketiga martir ini dengan hari raya cinta romantis tidak jelas. Bahkan Paus Gelasius I, pada tahun 496, menyatakan bahwa sebenarnya tidak ada yang diketahui mengenai martir-martir ini namun hari 14 Februari ditetapkan sebagai hari raya peringatan santo Valentinus. Ada yang mengatakan bahwa Paus Gelasius I sengaja menetapkan hal ini untuk mengungguli hari raya Lupercalia yang dirayakan pada tanggal 15 Februari.

Sisa-sisa kerangka yang digali dari makam Santo Hyppolytus dia Via Tibertinus dekat Roma, diidentifikasikan sebagai jenazah St. Valentinus. Kemudian ditaruh dalam sebuah peti emas dan dikirim ke gereja Whitefriar Street Carmelite Church di Dublin, Irlandia. Jenazah ini telah diberikan kepada mereka oleh Paus Gregorius XVI pada 1836. Banyak wisatawan sekarang yang berziarah ke gereja ini pada hari Valentine, di mana peti emas diarak-arak dalam sebuah prosesi khusyuk dan dibawa ke sebuah altar tinggi. Pada hari itu sebuah misa khusus diadakan dan dipersembahkan kepada para muda-mudi dan mereka yang sedang menjalin hubungan cinta.

Hari raya ini dihapus dari kalender gerejawi pada tahun 1969 sebagai bagian dari sebuah usaha yang lebih luas untuk menghapus santo-santa yang asal-muasalnya bisa dipertanyakan dan hanya berbasis legenda saja. Namun pesta ini masih dirayakan pada paroki-paroki tertentu.


Sejarah 3 : Valentine's day dan Santo Valentinus

Catatan pertama dihubungkannya hari raya Santo Valentinus dengan cinta romantis adalah pada abad ke-14 di Inggris dan Perancis, di mana dipercayai bahwa 14 Februari adalah hari ketika burung mencari pasangan untuk kimpoi. Kepercayaan ini ditulis pada karya sastrawan Inggris Pertengahan bernama Geoffrey Chaucer. Ia menulis di cerita Parlement of Foules (Percakapan Burung-Burung) bahwa:


For this was sent on Seynt Valentyne's day (Bahwa inilah dikirim pada hari Santo Valentinus) Whan every foul cometh ther to choose his mate (Saat semua burung datang ke sana untuk memilih pasangannya)


Pada jaman itu bagi para pencinta sudah lazim untuk bertukaran catatan pada hari valentine dan memanggil pasangan Valentine mereka. Sebuah kartu Valentine yang berasal dari abad ke-14 konon merupakan bagian dari koleksi naskah British Library di London. Kemungkinan besar banyak legenda-legenda mengenai santo Valentinus diciptakan pada jaman ini. Beberapa di antaranya bercerita bahwa:
* Sore hari sebelum santo Valentinus akan mati sebagai martir (mati syahid), ia telah menulis sebuah pernyataan cinta kecil yang diberikannya kepada sipir penjaranya yang tertulis "Dari Valentinusmu".
* Ketika serdadu Romawi dilarang menikah oleh Kaisar Claudius II, santo Valentinus secara rahasia membantu menikahkan mereka diam-diam.

Pada kebanyakan versi legenda-legenda ini, 14 Februari dihubungkan dengan kegugurannya sebagai martir


Sejarah 4 : Kisah cinta St. Valentine dan Putri Sipir Penjara

Valentine adalah seorang pendeta yang hidup di Roma pada abad ke-III. Ia hidup di kerajaan yang saat itu dipimpin oleh Kaisar Claudius yang terkenal kejam. Ia sangat membenci kaisar tersebut. Claudius berambisi memiliki pasukan militer yang besar, ia ingin semua pria di kerajaannya bergabung di dalamya.
Namun sayangnya keinginan ini tidak didukung. Para pria enggan terlibat dalam peperangan. Karena mereka tak ingin meninggalkan keluarga dan kekasih hatinya. Hal ini membuat Claudius marah, dia segera memerintahkan pejabatnya untuk melakukan sebuah ide gila.

Claudius berfikir bahwa jika pria tidak menikah, mereka akan senang hati bergabung dengan militer. Lalu Claudius melarang adanya pernikahan. Pasangan muda saat itu menganggap keputusan ini sangat tidak masuk akal. Karenanya St. Valentine menolak untuk melaksanakannya.
St. Valentine tetap melaksanakan tugasnya sebagai pendeta, yaitu menikahkan para pasangan yang tengah jatuh cinta meskipun secara rahasia. Aksi ini akhirnya diketahui oleh kaisar yang segera memberinya peringatan, namun ia tidak menggubris dan tetap memberkati pernikahan dalam sebuah kapel kecil yang hanya diterangi cahaya lilin.

Sampai pada suatu malam, ia tertangkap basah memberkati salah satu pasangan. Pasangan tersebut berhasil melarikan diri, namun malang St. Valentine tertangkap. Ia dijebloskan ke dalam penjara dan divonis hukuman mati dengan dipenggal kepalanya. Bukannya dihina oleh orang-orang, St. Valentine malah dikunjungi banyak orang yang mendukung aksinya itu. Mereka melemparkan bunga dan pesan berisi dukungan di jendela penjara dimana dia ditahan.

Salah satu dari orang-orang yang percaya pada cinta kasih itu adalah putri penjaga penjara sendiri. Sang ayah mengijinkan putrinya untuk mengunjungi St. Valentine. Tak jarang mereka berbicara lama sekali. Gadis itu menumbuhkan kembali semangat sang pendeta. Ia setuju bahwa St. Valentine telah melakukan hal yang benar alias benul eh betul.

Pada hari saat ia dipenggal alias dipancung kepalanya, yakni tanggal 14 Februari gak tahu tahun berapa, St. Valentine menyempatkan diri menuliskan sebuah pesan untuk gadis putri sipir penjara tadi, ia menuliskan Dengan Cinta dari Valentinemu.

Pesan itulah yang kemudian mengubah segalanya. Kini setiap tanggal 14 Februari orang di berbagai belahan dunia merayakannya sebagai hari kasih sayang. Orang-orang yang merayakan hari itu mengingat St. Valentine sebagai pejuang cinta, sementara kaisar Claudius dikenang sebagai seseorang yang berusaha mengenyahkan cinta.


Kesimpulan

Kesimpulannya menurut versi saya ialah bahwa dari beragam versi sejarah dan cerita, perayaan ini tidak jelas asal – usulnya, serta maksud dan tujuannyapun juga masih simpang siur jadi apa anda tertarik merayakan kesimpang siuran ini :) ? .


Demikianlah info ini saya share, atas perhatiannya saya ucapkan terima kasih yang sebesar – besarnya ( haha...emang kata nulis surat apa ya...?? hehe ). Mengingat posting dari blog ini saya tautkan secara otomatis ke facebook saya, saya mo bilang kalo gak ada maksud apa – apa dari tulisan ini selain dan tidak bukan hanya untuk berbagi pengetahuan, semoga bermanfaat buat anda semua. Maaf juga banyak ketawa, maklum biar gak garing gitu... hehe....

BONUS :

Black Day atau Hari Hitam adalah hari yang diperingati tanggal 14 April di Korea Selatan oleh pria dan wanita yang tidak punya pacar dan tidak menerima hadiah di Hari Valentine maupun White Day.
Pria dan wanita yang tidak punya pacar merayakan Black Day dengan berpakaian serba hitam dan menghadiri acara kumpul-kumpul secara informal dengan rekan senasib. Acara diisi dengan makan mi bersaus kental berwarna hitam yang disebut Jajangmyeon dan minum kopi hitam
Perayaan Black Day merupakan serangkaian hari peringatan yang dibuat untuk mempromosikan barang dan dilangsungkan setiap bulan tanggal 14. Perayaan dimulai di awal tahun dengan Hari Buku Harian (14 Januari), Hari Valentine (14 Februari), White Day (14 Maret), Black Day, dan diteruskan dengan Hari Mawar (14 Mei), hingga Hari Uang (14 Desember)

White Day adalah hari memberi hadiah untuk wanita yang jatuh tanggal 14 Maret. Perayaan ini berasal dari Jepang dan bukan tradisi Eropa atau Amerika. Hadiah berupa marshmallow atau permen diberikan sebagai balasan atas hadiah cokelat yang diterima pria sebulan sebelumnya di Hari Valentine. Di zaman sekarang, hadiah yang diberikan untuk wanita yang disenangi dapat berupa bunga, saputangan, perhiasan, atau barang-barang lain yang disukai wanita.

Pertama kali dirayakan tahun 1980 di Jepang, perayaan ini sekarang juga dirayakan di negara Korea Selatan, Taiwan, Hong Kong, dan Indonesia. Perayaan Hari Putih berawal dari strategi koperasi produsen permen Jepang yang ingin meningkatkan penjualan permen. Bahan baku permen adalah gula yang berwarna putih sehingga disebut Hari Putih. Ide perayaan diambil dari "Hari Marshmallow" yang merupakan acara promosi kue marshmallow Tsuru no ko yang diadakan toko kue di kota Fukuoka.



( Diterbitkan pada www.aderafiansyah.co.cc )Semoga bermanfaat buat sobat semua dan semoga Allah swt juga meridhoi ilmu ini untuk kita amalkan bersama,amien...jazakillah khoiron katsir.

0 Comments:

Posting Komentar

silahkan tinggalkan komentar anda pada artikel dan web ini,kami sangat menghargai jika anda menggunakan bahasa yang baik dan santun.....