Mata Kuliah Psikologi Industri

Stres Dalam Bekerja

Stres ialah respon positif atau fisik seseorang terhadap tuntutan lingkungan yang akan menghasilakan respon adatif yang sdapat mebuat seseorang merasa tertekan atau malah merasa termotivasi dengan ke"stres'annya itu.

Penyebab stres disebut stresor,stres yang berakibat butuk disebut distres dan yang berakibat baik dan menimbulkan motivasi menjadi lebih baik disebut eustres.

Stres adalah sesuatu yang relatif,bagi sebagian orang sesuatu bisa saja dianggap sebagai distres dan bagi orang lain dianggap sebagai eustres.contoh - contoh masalah yang dapat menimbulkan stres diantaranya ialah kebijakan dan strategi organisasi yang melakukan PHK,Tekanan kompetitif,penggunaan teknologi mutakhir, tuntutan pekerjaan yang tidak sesuai dengan kemampuan dan job description, dsbnya.

Manajemen Stres dengan melakukan reframing :
reframing mengajak kita untuk keluar dari kerangka pikir masalah dan melompat ke dalam kerangka berfikir solusi atau tujuan / outcome.
reframing dibagi menjadi dua, yaitu context reframing dan content reframing.
contoh konteks reframing ialah :seseorang yang mengatakan,"tubuh saya terlalu tinggi". lakukan reframing dengan memunculkan makna baru yang lebih positif dengan mengatakan bahwa " dalam hal apakah tubuh yang tinggi tersebut menjadi keuntungan ".
contoh content reframing ialah : seseorang yang mengatakan,"bawahan saya sulit untuk diajak bekerja cepat, saya jadi tidak sabar ! ".lakukan reframing dengan memunculkan makna baru yang lebih positif dengan mengatakan bahwa " bukankah berarti mereka melakukan pekerjaannya dengan hati - hati ! ".
Dalam frame ini sanga atasan dapat lebih fokus untuk meningkatkan kemampuan SDM bawahannya agar lebih efektif dan efisien dalam bekerja daripada sibuk mempermasalahkan kekurangan dan kelambanan bawahannya.

Lantas, apa bedanya dengan positif thinking ?
Reframing dan positif thinking sama - sama mencari makna yang lebih positif, hanya saja reframing tidak sekedar mencari makna positif saja dari suatu permasalahan akan tetapi mencari makna positif yang lebih empowering dan bersifat " action oriented ".


Kerja ialah aktivitas baik fisik atau mental yang dasarnya adalah bawaan dan mempunyai tujuan yaitu mendapatkan kepuasan

Etos kerja ialah pandangan dan sikap individu terhadap pekerjaanya

Motivasi kerja ialah suatu dorongan dari dalam individu terhadap suatu pekerjaan

Unsur - unsur di dalam bekerja :
1. Kegiatan sosial
2. Menghasilakn sesuatu
3. Bertujuan memenuhi kebutuhan

Faktor - faktor psikologis dalam bekerja :
1.Manusia adalah mahluk yang kompleks
2.Setiap manusia emiliki drajat dan persepsi yang berbeda terhadap pekerjaan
3.Timbulnya rasa khawatir - ketegangan - sakit dan absenteisme
4. ketenangan keluarga, kualitas dan kuantitas pekerjaan
5. ketidaksesuaian individu dengan lingkungan kerja

Semoga bermanfaat buat sobat semua dan semoga Allah swt juga meridhoi ilmu ini untuk kita amalkan bersama,amien...jazakillah khoiron katsir.www.aderafiansyah.co.cc

1 komentar:

Anonim mengatakan...

test

Poskan Komentar

silahkan tinggalkan komentar anda pada artikel dan web ini,kami sangat menghargai jika anda menggunakan bahasa yang baik dan santun.....

Terimakasih atas kunjungannya ke blog ini, penting !!! , artikel - artikel keilmuan TI di dalam blog ini sebagian besar berasal dari diktat-diktat kuliah saya, saya berupaya mencantumkan sumber dari setiap artikel TI yang dimuat, mohon kerjasamanya dengan meninggalkan komentar jika menemukan artikel yang "textbook" alias "copas" yang tidak tertulis sumbernya ya .
 
Design by Free WordPress Themes | Bloggerized by Lasantha - Premium Blogger Themes | Macys Printable Coupons