ASPEK – ASPEK STUDI KELAYAKAN

Dalam melakukan studi kelayakan, terlebih dahulu mempelajari aspek-aspek apa saja yang berpengaruh. Pada penelitian ini dilakukan pada aspek pasar, aspek teknis, aspek finansial, aspek ekonomi, aspek manajemen, dan aspek sosial lingkungan


 

Aspek Pasar

Pengkajian aspek pasar berfungsi untuk menghubungkan manajemen suatu organisasi dengan pasar yang bersangkutan melalui informasi (Soeharto, 2002). Analisa aspek pasar berkaitan dengan ada tidaknya potensi pasar dan peluang pasar atas suatu produk yang diluncurkan di masa yang akan datang. Analisis aspek pasar mencakup hal-hal sebagai berikut :

  1. Analisis banyaknya produksi masa lalu dan sekarang.
  2. Analisis banyaknya kebutuhan masa lalu dan sekarang termasuk penentuan jumlah dan nilai konsumsi.
  3. Estimasi pangsa pasar produk dengan mempertimbangkan banyaknya kebutuhan dan produksi.

Analisis aspek pasar diawali dengan perencanaan produksi dengan mengetahui besarnya permintaan di masa mendatang menjadi penentuan target produksi. Cara yang dipakai untuk mengetahui besarnya permintaan di masa yang akan datang adalah dengan peramalan (forecasting). Selengkapnya tentang peramalan bisa dibaca di sub topik peramalan


 

Aspek Teknis

Aspek teknis merupakan suatu aspek yang berkenaan dengan proses pembangunan proyek secara teknis dan pengoperasiannya setelah proyek selesai dibangun (Husnan dan Suarsono, 2000). Berdasarkan analisis ini pula dapat diketahui rancangan awal penaksiran biaya investasi. Pengkajian aspek teknis sangat erat hubungannya dengan aspek-aspek lain, terutama aspek ekonomi, finansial dan pasar. Analisis teknis menyangkut luas industri, model bangunan, proses produksi yang dilakukan, tata letak proses atau peralatan dan kapasitas produksi.

  1. Bangunan industri.

Gedung atau bangunan merupakan bagian yang tidak dapat dipisahkan dari fasilitas instalasi dengan fungsi pokoknya sebagai tempat kerja,peralatan dan perlengkapan dsb. Karena fungsinya berbeda, maka desainnya juga harus berbeda.

Pemilihan rancangan bangunan ini ditentukan oleh harga tanah, jenis operasi dan mesin yang digunakan. Pemilihan jenis bangunan berdasarkan prose operasi harus mempertimbangkan hal-hal sebagai berikut (Soeharto, 1999) :

  1. Memperlancar dan memperpendek arus barang yang diproses.
  2. Mengurangi biaya penanganan.
  3. Memudahkan pengawasan dan pemeliharaan.
  4. Memberi kenyamanan kepada karyawan.


     

  1. Tata letak dan peralatan industri

Tata letak (layout) industri merupakan keseluruhan bentuk dan penempatan fasilitas-fasilitas yang diperlukan dalam proses produksi. Di dalam berproduksi diperlukan peralatan, perlengkapan mesin atau fasilitas produksi. Fasilitas-fasilitas tersebut harus diatur sesuai dengan kebutuhan proses produksi sehingga hasilnya sesuai dengan jumlah dan kualitas yang ditetapkan.


 

  1. Proses produksi

Proses produksi dapat didefinisikan sebagai suatu kegiatan dengan melibatkan tenaga manusia, bahan serta peralatan untuk menghasilkan produk yang berguna. Pada hakekatnya proses produksi adalah proses pengubahan (transformasi) dari bahan atau komponen (input) menjadi produk lain yang mempunyai nilai lebih tinggi atau dalam proses terjadi penambahan nilai (Yamit, 1996).

Proses produksi secara garis besar dibedakan menjadi dua, yaitu proses produksi yang terus-menerus (continous process) dan proses produksi yang terputus-putus (intermitten process). Untuk dapat menentukan jenis proses produksi dari suatu industri maka perlu dilihat atau diketahui sifat-sifat dari proses produksi berikut ini.

Ciri-ciri dari proses produksi terus-menerus :

  1. Produk yang dihasilkan dalam jumlah besar.
  2. Produk biasanya menggunakan cara penyusunan peralatan urutan pekerjaan dari produk yang dihasilkan.
  3. Mesin-mesin yang dipakai adalah mesin yang bersifat khusus.
  4. Apabila salah satu mesin atau peralatan terhenti atau rusak maka seluruh proses produksi akan terhenti.

Sedangkan ciri-ciri proses produksi yang terputus-putus adalah :

  1. Produk yang dihasilkan dalam jumlah kecil dengan variasi yang cukup besar didasarkan pada pesanan.
  2. Peralatan disusun berdasarkan fungsinya dalam proses produksi.
  3. Mesin-mesin yang digunakan adalah mesin-mesin yang bersifat umum.
  4. Proses produksi tidak mudah terhenti meski terjadi kerusakan.


     


     


     


     

  5. Kapasitas produksi

Kapasitas produksi adalah volume atau jumlah satuan produk yang dihasilkan selama satuan waktu misalnya satu hari, bulan atau tahun (Soeharto, 1999). Beberapa faktor yang perlu diperhatikan dalam menentukan kapasitas industri adalah :

  1. Batasan permintaanyang telah diketahui dalam pangsa pasar.
  2. Tersedianya kapasitas mesin-mesin yang dalam hal ini dibatasi oleh kapasitas teknis atau kapasitas ekonomis.
  3. Jumlah dan kemampuan tenaga kerja.
  4. Kemampuan finansial dan manajemen.
  5. Kemungkinan terjadinya perubahan teknologi produksi dimasa yang akan datang.


 

Aspek Finansial

Kajian aspek finansial dalam studi kelayakan berkaitan dengan bagaimana menentukan kebutuhan jumlah dana dan sekaligus pengalokasiannya serta mencari sumber daa yang bersangkutan secara efisien, sehingga memberikan tingkat keuntungan yang menjanjikan bagi investor (Suratman, 2001).

Menurut Husnan dan Suwarsono (2000), hal-hal yan perlu dipelajari berkaitan dengan aspek finansial adalah :

  1. Dana yang disalurkan untuk investasi baik untuk aktiva tetap maupun untuk modal kerja.
  2. Sumber-sumber pembelanjaan yang digunakan.
  3. Taksiran penghasilan.
  4. Proyeksi keuangan

    Pembuatan neraca yang diproyeksikan dan proyeksi penggunaan dana.

  5. Manfaat dan biaya dalam artian finansial

        Seperti Net Present Value, Internal Rate of Return, Profitability Index dan Payback Period.


 

0 komentar:

Poskan Komentar

silahkan tinggalkan komentar anda pada artikel dan web ini,kami sangat menghargai jika anda menggunakan bahasa yang baik dan santun.....

Terimakasih atas kunjungannya ke blog ini, penting !!! , artikel - artikel keilmuan TI di dalam blog ini sebagian besar berasal dari diktat-diktat kuliah saya, saya berupaya mencantumkan sumber dari setiap artikel TI yang dimuat, mohon kerjasamanya dengan meninggalkan komentar jika menemukan artikel yang "textbook" alias "copas" yang tidak tertulis sumbernya ya .
 
Design by Free WordPress Themes | Bloggerized by Lasantha - Premium Blogger Themes | Macys Printable Coupons