Merancang Pemasaran

Memahami kondisi pasar adalah kunci penting bagi keberhasilan bisnis. Produk yang baik belum cukup untuk menjamin keberhasilan pemasaran. Analisis aspek pasar dan pemasaran dalam studi kelayakan usaha menempati urutan yang pertama. Aspek ini sebagai titik tolak penilaian apakah suatu usaha akan dapat berkembang, tetap seperti saat didirikan atau bahkan cenderung akan mengalami penurunan. Pada tahap ini besarnya permintaan produk serta kecenderungan perkembangan permintaan yang akan datang selama usaha yang dijalankan perlu dianalisis dengan cermat. Tanpa perkiraan jumlah permintaan produk yang cermat dikemudian hari usaha dapat terancam yang disebabkan karena kekurangan atau kelebihan permintaan. Kelebihan maupun kekurangan permintaan akan menyebabkan usaha tidak dapat beroperasi secara efisien. Tidak sedikit suatu usaha yang berjalan tersendat-sendat hanya karena permintaan produknya jauh lebih kecil dari perkiraan, ataupun karena sebelum mengembangkan usaha tidak dilakukan analisis perkiraan permintaan. Kekurangan permintaan produk mengakibatkan mesin dan peralatan bekerja di bawah kapasitas, jumlah karyawan yang berlebihan, organisasi perusahaan tidak sepadan sehingga beban biaya menjadi berat. Oleh karena itu maka analisis aspek pasar dan pemasaran dalam studi kelayakan usaha menjadi sangat penting untuk dilakukan.

Dalam analisis pasar dan pemasaran studi kelayakan usaha paling tidak harus dapat memberikan gambaran sebagai berikut :

  1. Informasi produk atau jasa yang akan dijadikan benchmark bagi rancangan produk/jasa yang akan dijual.

  2. Jenis pasar yang akan dipilih, baik dari sisi produsen maupun konsumen (pasar industri, pasar penjual kembali, pasar pemerintah), serta menentukan strategi dan kebijakan yang akan dijalankan.

  3. Informasi pergerakan permintaan konsumen akan produk yang dijual serta pergerakan kemampuan produsen dalam menawarkannya di pasar. Dalam menentukan pergerakan permintaan konsumen, perlu dianalisis mengenai Product Life Cycle (PLC) dari produk sejenis yang dibuat, sehingga dapat menentukan strategi yang paling tepat.

  4. Bagaimana proyeksi permintaan produk dimasa mendatang, dan seberapa besar bagian pasar yang dapat diraih.

  5. Informasi tentang pangsa pasar (market-share) produk-produk sejenis yang dianggap sebagai pesaing baik saat ini maupun perkiraan kedepan. (Dikutip dari : Pedoman Penyusunan Studi Kelayakan Usaha Dan Proposal Kredit. Bank Indonesia)


Semoga bermanfaat, budayakan silaturahmi dengan meninggalkan komentar anda

0 komentar:

Poskan Komentar

silahkan tinggalkan komentar anda pada artikel dan web ini,kami sangat menghargai jika anda menggunakan bahasa yang baik dan santun.....

Terimakasih atas kunjungannya ke blog ini, penting !!! , artikel - artikel keilmuan TI di dalam blog ini sebagian besar berasal dari diktat-diktat kuliah saya, saya berupaya mencantumkan sumber dari setiap artikel TI yang dimuat, mohon kerjasamanya dengan meninggalkan komentar jika menemukan artikel yang "textbook" alias "copas" yang tidak tertulis sumbernya ya .
 
Design by Free WordPress Themes | Bloggerized by Lasantha - Premium Blogger Themes | Macys Printable Coupons