think of industrial engineering, it's all about industrial engineering

Engineering Tools

Peramalan ( Forecasting ) 2


Pendekatan Teknik Peramalan

1.Pendekatan Kuantitatif
Pendekatan kuantitatif meliputi metode deret berkala (time series) dan metode kausal. Metode deret berkala merupakan data masa lalu untuk memprediksi data yang akan datang. Sedangkan metode kausal mengasumsikan faktor yang diramal memiliki hubungan sebab akibat terhadap beberapa variabel independen.
Pendekatan kuantitatif dapat diterapkan dengan syarat :
1. Tersedia informasi masa lalu
2. Informasi tersebut dapat dikuantifikasikan dalam bentuk data numerik.
Peramalan berdasarkan data deret berkala
Deret berkala adalah suatu urutan waktu observasi yang diambil pada interfal waktu tertentu. Analisis terhadap deret berkala dilakukan untuk mengidentifikasi perilaku dasar dari deret tersebut. Jenis pola data yang umum dapat dilihat pada gambar 2.1 di bawah ini :

1.Pola Data Horisontal
2.Pola Data Musiman

3.Pola Data Siklus
4.Pola Data Tren


2.Pendekatan Kualitatif
Pendekatan kualitatif digunakan pada saat tidak tesedia sedikitpun data historis. Peramalan ini paling sesuai digunakan dalam perencanaan penjualan produk baru. Metode yang digunakan adalah metode delphi.


Semoga bermanfaat buat sobat semua dan semoga Allah swt juga meridhoi ilmu ini untuk kita amalkan bersama,amien...jazakillah khoiron katsir.

Peramalan ( Forecasting ) 1


Pengetahuan dasar teknik industri.....

Penentuan tingkat produksi dari barang atau jasa untuk periode yang akan datang merupakan salah satu keputusan penting yang harus dilakukan perusahaan. Besarnya tingkat produksi yang juga merupakan suatu penawaran dipengaruhi oleh seberapa besar tingkat permintaan pasar yang nantinya akan dipenuhi perusahaan. Oleh karena itu, agar keputusan yang nantinya akan diambil mempunyai nilai yang optimal diperlukan suatu metode yang tepat, sistematis dan dapat dipertanggungjawabkan.

Salah satu metode yang diperlukan oleh perusahaan dalam proses pengambilan keputusan untuk menentukan besarnya jumlah produksi yakni metode peramalan ( Forecasting ). Peramalan (forecasting) adalah suatu perkiraan tingkat permintaan yang diharapkan untuk suatu produk atau beberapa produk dalam periode waktu tertentu di masa yang akan datang. Untuk membuat suatu peramalan banyak mempunyai arti, maka peramalan tersebut perlu direncanakan dan dijadwalkan sehingga akan diperlukan suatu periode waktu paling sedikit dalam periode waktu yang dibutuhkan untuk membuat suatu kebijaksanaan dan menetapkan beberapa hal yang mempengaruhi kebijakan tersebut.

Dengan menggunakan metode ini diharapkan perusahaan dapat menentukan seberapa besar tingkat produksi pada periode yang akan datang. Karena dengan cara ini perusahaan dapat menekan biaya produksi maupun biaya penyimpanan yang diakibatkan terjadinya kelebihan produksi ( Under Production ) serta perusahaan tidak akan kehilangan pelanggan yang dikarenakan perusahaan tidak dapat memenuhi permintaan yang ada.

Ada 5 metode yang digunakan dalam menggunakan keputusan peramalan yaitu :

  • Moving Average

  • Simple Moving Average

  • Weighted Moving Average

  • Exponential Smoothing

  • Exponential Smoothing with trend

Moving average, metode ini hanya melakukan perhitungan terhadap nilai data yang baru, dimana nilai rata – ratanya dihitung berdasarkan jumlah data yang rata – rata angka bergeraknya ditentukan dari harga I sampai N dari data yang dimiliki, metode kedua adalah weighted moving average, metode ini memerlukan pembobotan untuk data yang paling baru dari deret berkala. Sebagai contoh data yang paling baru ditentukan bobotnya sebesar 0,4 dan terbaru berikutnya 0,3 kemudian berturut – turut 0,2 dan terakhir 0,1. Perlu diingat bahwa jumlah bobot harus sama dengan 1,00. dan bobot yang terberat diberikan pada data yang terbaru. Selain itu dari kedua metode diatas kita bisa menggunakan metode eksponential smoothing. Metode ini hanya menggunakan perhitungan yang lebih sedikit, tidak memerlukan data historis dalam jangka waktu yang lama melainkan hanya data yan terbaru yang dipakai untuk perhitungan peramalannya. Karakteristik smoothing dikendalikan dengan menggunakan faktor smoothing yang bernilai 0 sampai dengan 1. Fungsi faktor ini adalah untuk memberikan penekanan yang lebih terhadap data yang paling baru. Setiap hasil peramalan yang baru berdasarkan pada hasil peramalan sebelumnya ditambah dengan suatu prosentase perbedaan antara peramalan dengan nilai aktualnya pada saat tersebut.


UJIAN ITU.........


Rasulullah SAW bersabda:

"Sungguh Allah akan menguji kamu dengan berbagai cobaan, sebagaimana kamu menguji (membakar) emas dengan api. Ada orang yang keluar (dari ujian tersebut) seperti emas murni, orang itulah yang dilindungi Allah dari kejelekan; ada juga orang yang keluar seperti emas yang tidak murni, orang itu masih dipenuhi keraguan; dan terakhir ada orang yang keluar seperti emas hitam, orang itulah yang terkena fitnah (siksa)."
(HR Al Hakim dalam al-Mustadrak dan dia menganggapnya shahih no 7878. Hadits ini diriwayatkan juga oleh ath-Thabrani dalam al-Mu'jam )

Pernah Anda mengamati begaimana emas dibakar dengan api? Jika menginginkan emas murni 24 karat, Anda harus memanggangnya di atas api yang lebih besar. Diantara manusia itu ada yang keluar (dari ujian) bak emas murni, yaitu emas yang bersih dan bening seketika. Adakah di antara kita orang yang keluar seperti emas murni tersebut? Jika ada, berarti ialah orang yang dilindungi Allah SWT.

Ada lagi orang yang keluar (dari ujian tersebut) dalam keadaan bingung, suatu saat ia memuji Allah dan di lain kesempatan dia kembali kepada kebiasaannya (bermaksiat). Ada lagi tipe orang yang keluar seperti emas yang hitam pekat yang sudah menjadi arang. Golongan manusia jenis inilah yang terlaknat.

Di hari kiamat setiap kita akan ditanya. Nah, seperti apakah Anda? Termasuk jenis emas manakah Anda? murni, campuran, atau...??

Mungkin kita tidak pernah mengalami musibah seperti yang dialami Nabi Yaqub as. Meskipun Allah sangat menyayanginya, Dia tetap mengujinya. Kalau Allah menguji Anda dengan suatu musibah, janganlah mengatakan, "Sungguh, Allah sedang murka kepadaku." Ya Allah, mengapa Engkau menimpakan ini kepadaku?" Janganlah sekali-kali Anda mengucapkan kata-kata itu, karena sesungguhnya Allah menyayangi Anda. Mungkin Anda mempunyai dosa yang Anda tanggunghingga
Anda masuk neraka Jahannam. Allah SWT tidak menginginkan Anda masuk neraka. Allah hendak menyucikan diri Anda dan memasukkan Anda ke dalam surgaNya. Karena itu, Allah menguji Anda dengan musibah. Pada hari kiamat, Allah menginginkan Anda berdiri tegak di hadapanNya. Untuk itu, Allah terlebih dahulu menyucikan diri Anda di dunia ini.

(Disadur dari : romantika Yusuf, Amru Khalid, maghfirah pustaka, 2004)



Semoga bermanfaat buat sobat semua dan semoga Allah swt juga meridhoi ilmu ini untuk kita amalkan bersama,amien...jazakillah khoiron katsir.